![]() |
| pixabay.com |
Ini sebagaimana dalam riwayat Anas bin Malik Al Ka'bi Radhiallahu'anhu :
Datang kepada kami kuda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lalu aku dapati beliau sedang makan siang, lalu beliau mengatakan, "mendekatlah kemudian makanlah!"
Saya katakan, "sesungguhnya aku sedang berpuasa".
Beliau berkata lagi :
" Mendekatlah, aku beritahu kamu tentang puasa, sesungguhnya Allah meletakkan dari seorang musafir setengah shalat serta meletakkan puasa dari wanita hamil dan menyusui...".
(HR. Abu Dawud no.2408. Asy Syikh al-Albani Rahimahullah mengatakan hasan sahih dan diriwayatkan pula oleh at-Tirmidzi no. 715, an-Nasai no. 2273, serta ibnu Majah no. 1667)
Perbedaan pendapat hanya terdapat dalam bagaimana cara meng-Qadha nya. Apakah cukup hanya dengan berpuasa di lain waktu, membayar fidyah saja, atau keduanya.
Ini diluar pembahasan kita dan diluar kompetensi saya tentunya.
Anda bisa konsultasikan dengan ustadz ahlusunna wal jama'ah terdekat anda.
Yang akan saya tuliskan untuk anda disini adalah bagaimana pendapat medis menyikapi masalah ini.
Meskipun ada keringanan, saya yakin banyak dari anda yang ingin tetap berpuasa walaupun anda sedang hamil atau menyusui.
Bagaimana menurut pendapat ahli kalau begitu ?
Seorang spesialis kebidanan dan kandungan, Riyan Hari Kurniawan mengatakan syarat utama agar ibu hamil tetap dapat berpuasa adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi harianya.
Seperti apa pemenuhannya ?
Nutrisi harian yang harus dipenuhi kurang lebih 2500 kilo kalori yang di bagi menjadi 50% karbohidrat, 30% protein hewani dan nabati, dan 20% lemak.
Asupan protein dapat di peroleh dari ikan, telur, daging, susu, tahu, tempe, dan lain-lain. Sedangkan lemak didapat dari kacang-kacangan.
Asupan tersebut mesti di tambah lagi dengan suplemen vitamin yang mengandung asam folat, kalsium dan zat besi.
Kenapa perlu suplemen ?
Suplemen vitamin diperlukan karena asupan vitamin yang di dapat dari makanan dinilai tidak mencukupi.
Zat besi dan asam folat diperlukan untuk menghindari anemia pada ibu hamil dan menghindari cacat pada janin.
Makan sahur dan saat berbuka.
Masih menurut Riyan, wanita hamil dianjurkan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis saat sahur.
Sebaliknya, saat berbuka, minuman manis dan hangat sangat di anjurkan. Anda pun dapat menyantap kurma sebagai sumber asupan karbohidratnya. Tapi ingat, minuman dingin sangat tidak di sarankan.
Kebutuhan minum pun tidak boleh anda abaikan. 1.8 s/d 2 liter kebutuhan harian air harus anda penuhi.
Baca Juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan
Bagaimana dengan masa atau usia kandungan ?
Masa kehamilan dibagi menjadi 3 yang biasa disebut dengan Trimester.
Di Trimester 1 atau 3 bulan pertama usia kehamilan, masalah yang biasa timbul adalah mual, pusing, lemas, dan muntah.
Jika kondisi mual dan muntah berakibat anda tidak bisa makan, maka sebaiknya anda berbuka atau tidak usah berpuasa.
Pada Trimester 2 biasanya berat badan anda akan naik rata-rata 0.5Kg per minggu. Keluhan pada Trimester 1 seharusnya sudah tidak ada lagi.
Jika masih ada keluhan, misalnya mual, muntah, pusing dan lemas, sebaiknya anda konsultasikan dulu dengan dokter kandungan anda.
Di Trimester 3 anda boleh berpuasa dengan syarat sbb :
Tekanan darah normal,
tidak ada Anemia,
tidak memiliki sakit gula,
janin berada dalam kondisi yang baik,
dan berat bayi sudah sesuai.
Untuk yang sedang menyusui bagaimana ?
Jika posisi anda sekarang sedang dalam masa menyusui si kecil, anda masih tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan beberapa hal yang harus diperhatikan tentunya.
Seperti ini …
Asupan saat Makan Sahur.
Ini adalah saat yang penting bagi anda, semua makanan dan cairan yang anda konsumsi saat sahur akan menjadi cadangan nutrisi dan kalori selama berpuasa.
Makanan yang dapat menjadi pilihan anda diantaranya katuk, bayam, brokoli, ikan salmon, telur, daging tanpa lemak dan kacang merah.
Suplemen vitamin D dapat anda tambahkan jika perlu.
Cegah dan Waspada Terhadap Dehidrasi.
Waspada terhadap dehidrasi, anda harus segera berbuka jika mengalami gejala seperti lelah, lemas, pusing, haus, dan mulut kering.
Untuk menghidarinya, anda harus mengonsumsi cairan secukupnya saat sahur dan berbuka puasa agar cairan yang hilang saat berpuasa dapat tergantikan.
Buat Cadangan ASI dan Susui Semaksimal Mungkin di malam Hari.
Ada kemungkinan produksi ASI akan berkurang di siang hari.
Anda dapat memanfaatkan dimalam hari untuk memompa ASI dan menyusui semaksimal mungkin.
Dan yang terakhir, Cukup Istirahat.
Terlepas dari itu semua, langkah paling bijak sebelum menjalankan ibadah puasa adalah konsultasi dengan dokter kandungan anda. Apapun kondisinya…
Referensi :
- Orang-orang yang tidak wajib berpuasa ... ... ... ... ... ... asysyariah.com
- Syarat Puasa Bagi Ibu Hamil ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... .cnnindonesia.com
- Fakta Penting Tentang Puasa ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... alodokter.com

No comments:
Post a Comment