Stop Latihan Anda untuk Recovery Time.


Badan sakit, pegal-pegal pasca latihan itu biasa dan umum di alami setiap orang. Termasuk anda.
 

Kalau sudah begini, apa solusinya ?
 

Ada paham seperti ini yang diyakini setiap orang :
 

“Badan sakit habis olahraga itu karena belum biasa, harus di paksakan olahraga lagi agar terbiasa. Dan kalau sudah biasa, pasti tidak akan sakit lagi setelah olahraga”.
 

Anda pernah mendengarnya ?,
 

benarkah demikian ? 

Jadi begini, saat latihan, tubuh dipaksa untuk bekerja mencapai kapasitas maksimalnya. Energi kita akan terkuras habis, dan banyak serabut-serabut otot yang robek.

Selain itu, intensitas kerja tubuh yang tinggi juga akan meningkatkan kadar asam laktat dalam darah.
 

Ini yang membuat tubuh dan otot kita terasa pegal-pegal !!.
 

Jika demikian, bagaimana jika dipaksa terus latihan ?
 

Resiko cedera akan semakin tinggi. Saya pernah mengalaminya …
 

Dari sini jelas, ada hal-hal yang wajib anda lakukan setelah latihan. Yaitu :
 

Mengembalikan energi yang habis,
 

memperbaiki kerusakan-kerusakan pada otot,
 

menurunkan kadar asam laktat dalam tubuh agar normal kembali.
 

Bagaimana caranya ?
 

Jawabannya adalah dengan memberikan kesempatan pada tubuh untuk memulihkan diri. Itulah kenapa kita harus meluangkan waktu beristirahat agar tubuh mendapatkan hak nya untuk memulihkan diri.
 

Berapa lama recovery time yang dibutuhkan agar tubuh kembali segar ?
 

Garis besarnya, otot-otot tubuh di bagi menjadi 2 kelompok yaitu
 

kelompok otot besar,
 

dan kelompok otot kecil.
 

Normalnya, kelompok otot besar akan pulih setelah latihan selama 2x 24 jam, sedangkan kelompok otot kecil 24 jam saja sudah cukup.
 

Ini bisa menjadi acuan anda untuk membuat jadwal latihan yang tepat. Contoh jadwal latihannya bisa anda baca disini.
 

Apakah cukup hanya dengan istirahat saja ?
 

Tidak cukup, selain istirahat, asupan nutrisi pun harus di perhatikan. Agar proses recovery anda berjalan dengan sempurna, ada beberapa hal yang harus di perhatikan seperti ini :
 

Peregangan (stretching).
 

Selalu lakukan peregangan pada akhir setiap latihan anda. Ini akan membantu mendinginkan kembali otot-otot tubuh.
 

Jika otot-otot kembali dingin, maka tubuh akan menjadi lebih tenang dan kembali normal.
 

Selain itu, peregangan juga akan membantu mengurangi kadar asam laktat dalam otot sehingga resiko kram setelah latihan dapat berkurang.
 

Cairan.
 

Setelah latihan, tubuh anda kehilangan banyak cairan. Minum adalah cara yang paling mudah untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang.
 

Air putih hukumnya wajib, namun anda disarankan juga mengkonsumsi minuman yang mengandung karbohidrat dan protein.
 

Ini akan membantu mempercepat proses recovery anda.
 

Makanan.
 

Kandungan yang sangat di butuhkan pada tahap recovery ini adalah karbohidrat dan protein.
 

Karbohidrat akan menyuplai energi bagi tubuh,
 

sedangkan protein berfungsi untuk memebantu pemulihan dan pertumbuhan otot-otot.
 

Mineral.
 

Konsumsi buah-buahan dapat menggantikan mineral tubuh yang hilang selama latihan.
 

Istirahat.
 

Proses pemulihan tidak hanya sekedar masalah asupan nutrisi saja, istirahat juga memiliki porsi yang penting.
 

Luangkan waktu 1 atau 2 hari untuk beristirahat sebelum ada memulai latihan lagi. Pastikan juga anda memiliki kualitas tidur yang baik.
 

Begitulah, dengan pengaturan waktu pemulihan yang baik, maka hasil latihan anda pun akan menjadi lebih optimal.

 Sebelumnya : Apa beda warming-up dengan stretching ?


Sumber Referensi :

No comments:

Post a Comment